Jadwal Harga

Ubah harga otomatis menurut tanggal, misalnya Early Bird lalu Normal.

Kapan memakai jadwal harga

Jadwal harga cocok bila satu kategori dijual dengan beberapa gelombang harga, seperti Early Bird lalu Normal. Kamu tidak perlu membuat kategori terpisah untuk tiap harga.

  • Satu kategori menampung beberapa gelombang dengan nama, harga, serta tanggal mulai dan berakhir masing-masing.
  • Kuota, pertanyaan, dan desain e-tiket tetap satu untuk seluruh gelombang.
  • Bila harga tidak berubah menurut waktu, biarkan jadwal harga nonaktif dan pakai harga satuan biasa.

Aktifkan dan isi gelombang

Buka form kategori tiket lalu nyalakan Aktifkan jadwal harga pada bagian Jadwal harga. Isi tiap gelombang lalu klik Tambah gelombang sesuai kebutuhan.

  • Isi Nama gelombang, harga per peserta atau harga paket untuk kategori paket, serta Mulai dan Berakhir dalam WIB.
  • Gelombang berikutnya mulai otomatis saat gelombang sebelumnya berakhir, jadi tidak ada tanggal yang tumpang tindih.
  • Mulai gelombang pertama dan akhir gelombang terakhir boleh dikosongkan.
  • Klik Simpan Tiket setelah semua gelombang terisi. Gelombang tanpa nama atau harga akan ditolak.

Contoh: Early Bird Rp200.000 berakhir 31 Oktober 23:59 WIB, lalu Normal Rp250.000. Pembeli yang memesan pada 1 November otomatis melihat harga Rp250.000.

Pahami harga yang dibayar pembeli

Pembeli membayar harga gelombang yang berlaku saat pesanan dibuat. Harga itu terkunci di pesanan meskipun gelombang berganti sebelum pembayaran selesai.

  • Setelah gelombang terakhir berakhir, harga tetap mengikuti gelombang terakhir selama tiket masih dijual.
  • Pesanan yang kedaluwarsa lalu dipesan ulang memakai harga gelombang yang berlaku saat pemesanan ulang.
  • Promo dan voucher dihitung dari harga gelombang yang sedang berlaku.

Bedakan dengan jadwal penjualan dan harga coret

Jadwal harga hanya mengatur harga mana yang berlaku. Kapan tiket bisa dibeli tetap diatur pada Jadwal penjualan.

  • Dengan jadwal atau Tanpa jadwal pada bagian Jadwal dan Cara Pembelian menentukan periode tiket bisa dibeli.
  • Saat jadwal harga aktif, kolom Harga coret tidak dipakai karena harga dan pembandingnya mengikuti gelombang.
  • Gelombang yang sedang berlaku tidak membuka tiket yang jadwal penjualannya belum mulai.

Lihat hasilnya di halaman pembeli dan laporan

Setelah disimpan, periksa kartu tiket di halaman event dan pantau penjualannya pada halaman Statistik serta Rekap Data.

  • Kartu tiket menampilkan badge nama gelombang, misalnya Early Bird, serta keterangan Naik ke Rp X pada tanggal berikutnya.
  • Daftar Kategori Tiket meringkas gelombang yang sedang berlaku beserta tanggal akhirnya.
  • Penjualan per Kategori Tiket memuat rincian per gelombang harga untuk kategori dengan lebih dari satu gelombang.
  • Export peserta, BIB, dan keuangan punya kolom Gelombang harga.

Harga yang sudah terkunci di pesanan tidak berubah saat gelombang berganti. Periksa tanggal dan jam gelombang dalam WIB sebelum membuka penjualan.

Panduan terkait

Lihat semua panduan